Menimba dan Membagi Ilmu Bersama APPTIS dalam Menghadapi Covid-19

PERPUSTAKAAN — Dikala sebagaian besar negara boleh dikatakan penduduk dunia dihantui oleh rasa ketakutan dengan datangnya Covid-19 yang  membabi-buta setiap manusia yang dijumpainya, membuat beberapa negara termasuk Indonesia memberlakukan berbagai kebijakan untuk mencegah perluasan penyebarannya Virus yang mematikan tersebut dengan cara diam di rumah saja. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar , yang disingkat dan sering disebut (PSBB). Pemberlakuan mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Dampak dari kebijakan tersebut menghentikan mobilitas manusia, karena disuruh diam di rumah saja jangan kemana-mana, agar aktivitas tidak terhenti kemudian diberlakukan sistem Kerja, Sekolah/Kuliah, Ibadah dan lainnya dari rumah. Dunia perpustakaan pun diserang, menyikapi covid-19 perpustakaan mengambil langkah, ada yang berlari terbirit-birit, ada yang lari kecil ada yang selambe saja, masak ya ?  ya tidak lah, hal tersebut dikarenakan masing-masing perpustakaan sudah membangun sistem sejak lama, cuma belum dioptimalkan penggunaannya. Dengan adanya Covid-14 penerapan perpustakaan berbasis revolusi industri 4.0 bisa terealisasi. Perpustakaan Perguruan Tinggi (PT) sebagaimana terdapat pada Pasal 4 ayat (3) Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 Tentang Perpustakaan, Perpustakaan perguruan tinggi mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Semua perpustakaan perguruan tinggi sudah menjalankan fungsinya sebagaimana yang diamanat dalam undang-undang 43 tahun 2007 tersebut. Dalam buku Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28F  “Setiap orang berhak untuk … Continue reading Menimba dan Membagi Ilmu Bersama APPTIS dalam Menghadapi Covid-19